8 Hal yang Membuatmu Betah Bekerja di Kapal Pesiar

Date:
22/11/2017
Author
IHS Author
Categories:
News

IMG_7030

Bekerja di kapal pesiar adalah impian banyak orang. Pekerjaan ini cukup prestis di kalangan masyarakat. Mereka yang bekerja di kapal pesiar kebanyakan dianggap mapan dan terpandang. Hal ini tidak lepas dari rata-rata gaji yang diperoleh ketika bekerja di kapal pesiar lebih tinggi daripada kebanyakan pekerjaan lain.

Nah, di bawah ini merupakan delapan hal yang membuat sahabat IHS betah bekerja di kapal pesiar.

  1. Gaji yang tinggi

Bukan rahasia lagi bekerja di kapal pesiar memilki gaji yang tinggi. Hal ini dikarenakan rata-rata  pekerja di gaji dengan harga dolar, yang mana dolar memiliki  kurs rupiah yang tinggi. Bahkan beberapa kapal pesiar tidak tanggung-tanggung menggaji pekerjanya dengan mata uang euro yang memiliki kurs rupiah lebh tinggi daripada dollar. Paling tidak seseorang yang bekerja di kapal pesiar memiliki gaji berswih paling rendah tujuh hingga delapan juta rupiah. Hal ini sangat mungkin menjadi lebih tinggi tergantung dengan posisi yang ditempati.

  1. Jalan-jalan gratis

Buat sahabat IHS yang gemar bepetualang dan menjelajah daerah baru, bekerja di kapal pesiar mungkin cocok untuk sahabat IHS. Rute perjalanan  kapal pesiar rata-rata ke luar negeri. Kapan lagi bisa bekerja  sambil jalan-jalan ke negara lain. Ditambah lagi, sahabat IHS tidak perlu mengeluarkan biaya perjalanan alias gratis.

  1. Kaya pengalaman

Bukan hanya kaya secara material, pengalaman bekerja di kapal pesiar pun tidak kalah berharganya. Pengalaman dalam hal pariwisata dan travelling salah satunya. Jika sahabat IHS akan mendaftar bekerja di hotel atau bidang pariwisata lain, pengalaman bekerja di kapal pesiar begitu dihargai. Hal ini dikarenakan mereka yang bekerja di kapal pesiar sudah teruji keahlian, serta etos kerjanya. Jadi, hotel maupun perusahaan wisata tidak ragu lagi untuk menerima sahabat IHS.

 

  1. Hemat

Nah, bekerja di kapal pesiar terhitung lebih hemat dibandingkan jika sahabat IHS bekerja di daratan. Segala kebutuhan pokok sahabat IHS sudah ditanggung oleh tempat kerja, seperti makan tiga kali sehari, dan tempat tinggal. Sahabat IHS juga mendapat banyak jaminan dari tempat sahabat IHS bekerja. Sahabat IHS tidak memiliki banyak pilihan untuk menghamburkan gaji sahabat IHS. Sehingga  tidak ada pilihan lain selain menabungnya.

 

  1. Memiliki Etos Kerja Tinggi

Bekerja di kapal pesiar dituntut untuk bekerja sesuai dengan taraf internasional. Sahabat IHS harus memiliki disiplin yang tinggi, cekatan, dituntut untuk bertanggung jawab, dan dapat menyelesaikan masalah. Soft skill seperti inilah yang biasa dicari oleh-perusahaan-perusahaan lain.

  1. Image Sukses

Orang-orang memandang sahabat IHS yang bekerja di kapal pesiar sebagai orang sukses. Kebanyakan mereka yang bekerja di kapal pesiar memanfaatkan gajinya sepenuhnya untuk mambangun kehidupan di daerah asalnya, seperti membangun rumah, investasi dan masih banyak lagi. Hal inilah yang kemudian dipandang oleh masyarakat. Usaha keras yang dilakukan selama berbulan-bulan di tengah lautan, berbuah manis di kampung halaman.

  1. Dipermudah mengajukan kredit

Mereka yang bekerja di kapal pesiar dipermudah oleh bank ketika ingin mengajukan kredit. Hal lain, ketika seorang pekerja kapal pesiar bekerja selama 10 tahun tanpa putus kontrak, biasanya akan mendapatkan penghargaan seperti rencana pensiun (retirement plan) dan pinjaman (loan) dari pihak manajemen kaopal. Jumlah yang diberikan berbeda-beda tergantung kapal pesiar mana seseorang bekerja, tetapi biasanya sejumlah minimal 7500 dolar.

 

  1. Memiliki link pertemanan yang luas

Bekerja di kapal pesiar akan mempertemukan sahabat IHS dengan orang-orang dari berbagai asal negara dan keahlian. Link pertemanan sahabat IHS akan semakin luas, dan pola pikir sahabat IHS pun akan semakin terbuka. Otomatis,  kemampuan bahasa inggris sahabat IHS juga akan meningkat dengan bekerja di kapal pesiar.

Menarikkan bekerja di kapal pesiar, dijamin sahabat IHS bakal betah bekerja di sana.